SLEMAN – Personel gabungan Polresta Sleman bersama Polsek Gamping, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Linmas, relawan, serta unsur pengamanan lainnya melaksanakan pengamanan Upacara Tradisional Saparan Bekakak Tahun 2026 di Kalurahan Ambarketawang, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman. Pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan budaya berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Rangkaian kegiatan diawali pada pukul 12.15 WIB dengan pembukaan acara di Panggung Lapangan Ambarketawang. Selanjutnya, pentas seni karawitan oleh kelompok Mijil Laras digelar sebagai pembuka rangkaian tradisi budaya, sementara personel pengamanan disiagakan di area panggung dan lokasi kegiatan guna memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Memasuki siang hari, peserta kirab melaksanakan persiapan di Lapangan Ambarketawang. Panitia menata formasi 25 kelompok kesenian dan bregada budaya yang akan mengikuti Kirab Ageng Saparan Bekakak. Pada saat yang sama, personel gabungan melaksanakan sterilisasi lokasi, pengamanan tamu undangan, serta pengaturan arus lalu lintas di sekitar titik pemberangkatan kirab.
Upacara seremoni kemudian dilaksanakan dengan diawali sambutan dari Lurah Ambarketawang dan Bupati Sleman. Prosesi dilanjutkan dengan pelepasan burung merpati yang diiringi ungel-ungelan keprajuritan dan tabuhan gangsaran sebagai simbol dimulainya kirab budaya. Setelah itu, Bupati Sleman bersama Panewu dan Pamong Kalurahan menaiki andong hias, sementara petugas Outrider Polsek Gamping bersama TAGANA memimpin barisan terdepan rombongan kirab.
Tepat pukul 14.30 WIB, Kirab Ageng Saparan Bekakak Tahun 2026 resmi diberangkatkan dari Lapangan Ambarketawang. Sekitar 2.500 peserta dari 25 kelompok kesenian dan bregada budaya turut ambil bagian dalam kirab yang disaksikan kurang lebih 10.000 pengunjung. Personel gabungan disebar di sepanjang rute kirab untuk melaksanakan pengamanan, pengaturan arus lalu lintas, pengamanan persimpangan, pengawasan kerumunan masyarakat, serta pengamanan tamu VIP sehingga kegiatan berlangsung dengan aman dan tertib.
Sekitar pukul 16.00 WIB, rangkaian acara dilanjutkan dengan prosesi sakral Penyembelihan Bekakak yang dilaksanakan secara bersamaan di Altar Penyembelihan Gamping Kidul dan kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Batu Gamping. Setelah prosesi selesai, masyarakat mengikuti tradisi perebutan gunungan hasil bumi yang berlangsung dengan tertib di bawah pengamanan personel gabungan.
Selama kegiatan berlangsung, arus lalu lintas di sepanjang Jalan Wates, Simpang Tiga Ring Road Brawijaya, hingga jalur menuju Gunung Gamping dapat dikendalikan melalui rekayasa lalu lintas dan penempatan personel pada titik-titik strategis. Berkat sinergi seluruh unsur pengamanan, seluruh rangkaian Upacara Tradisional Saparan Bekakak Tahun 2026 berjalan aman, tertib, dan lancar tanpa adanya gangguan kamtibmas, kecelakaan lalu lintas, maupun kejadian menonjol.
