Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 dengan mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, bertempat di Kabupaten Sleman. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan dihadiri oleh berbagai unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi pemerintah, TNI-Polri, serta peserta upacara dari berbagai elemen masyarakat.
Bertindak selaku Inspektur Upacara, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, S.E., memimpin jalannya upacara yang berlangsung dengan tertib dan penuh semangat kebangsaan. Hadir dalam kegiatan tersebut Plh. Kapolresta Sleman Kombes Pol. Bambang Purwanto, S.I.K., yang turut mengikuti rangkaian upacara bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Sleman.
Pelaksanaan upacara juga didukung oleh perangkat upacara dari Polresta Sleman yang menjalankan tugas dengan baik sehingga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan penuh khidmat.
Dalam amanat yang disampaikan, peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar negara, ideologi bangsa, serta pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Tema yang diusung tahun ini mengandung makna bahwa Pancasila tidak hanya menjadi pemersatu bangsa Indonesia yang majemuk, tetapi juga menjadi inspirasi dalam mewujudkan perdamaian dan persaudaraan di tingkat global.
Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila, seluruh elemen bangsa diajak untuk terus memperkuat persatuan, menjaga keberagaman, serta menanamkan semangat gotong royong dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis, adil, dan sejahtera.
Dengan pengamalan nilai-nilai Pancasila secara nyata, Indonesia diharapkan terus menjadi bangsa yang kuat, bersatu, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi terciptanya perdamaian dunia. Semangat Hari Lahir Pancasila juga menjadi pengingat bagi seluruh anak bangsa untuk senantiasa menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta mewariskan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi penerus.
Upacara ditutup dengan doa bersama sebagai wujud rasa syukur dan harapan agar bangsa Indonesia senantiasa diberikan kekuatan dalam menjaga persatuan serta mewujudkan cita-cita nasional yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila.
